Pentingnya Kegiatan Kerja Bakti di Lingkungan Sekolah Dasar Melalui Penerapan Pendidikan Multikultural di Era Industri Society 5.0
DOI:
https://doi.org/10.30862/%25J.v1.i01.53Keywords:
Kerja Bakti, Pendidikan Multikultural, Masyarakat 5.0Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis urgensi peranan kerja bakti di lingkungan sekolah dasar melalui penerapan pendidikan multikultural di era society 5.0. Subyek dari penelitian adalah peserta didik sekolah dasar. Metode yang digunakan pendekatan kualitatif studi pustaka. Kerja bakti salah satu bentuk partisipasi dalam menjaga kebersihan lingkungan secara bersama-sama, yang menumbuhkan nilai saling tolong - menolong, toleransi, dan kekeluargaan. Pendidikan multikultural merupakan strategi pendidikan yang dirancang untuk mengelola keragaman budaya di Indonesia. Implementasi pendidikan multikultural di terapkan sejak dini dapat memberikan dampak yang positif dalam menjaga kesatuan dan persatuan bangsa. Society 5.0 merupakan bentuk dari perkembangan teknologi yang semakin canggih dan dapat memberikan dampak positif serta negatif. Oleh sebab itu, integrasi pendidikan multikultural dalam kegiatan kerja bakti disekolah dasar menjadi salah satu strategi relevan untuk membekali peserta didik menghadapi dinamika sosial pada era society 5.0.
Downloads
References
Ainul Yaqin, M. (2023). Pendidikan Multikultural: Cross-Cultural Understanding untuk Demokrasi dan Keadilan . Yogyakarta: Pilar Media.
Ambarita, B. (2022). Pendidikan Multikultural merupakan sebuah Pendekatan. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 2(11), 737-744.
Anderson, L. W. (2021). A Taxonomy for Learning, Teaching, and Assessing: A Revision of Bloom Taxonomy of Educational Objectives. Logman, 220-231.
Annisa, R. (2020). Penanaman Karakter Peduli Lingkungan Melalui Program Kurassaki di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(2), 215-228.
Arifudin, I. (2020). Urgensi Implementasi. Jurnal Pemikiran Alternatif, 12(2), 3-9.
Arikunto, S. (2021). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Choirul, M. (2020). Pendidikan Multikultural. Jakarta: Pustaka Belajar.
Hasbullah. (2021). Dasar-Dasar Ilmu Pendidikan. Jakarta: Rajawali Press.
Ibrahim, R. (2013). Pendidikan Multikultural: Pengertian, Prinsip, Relevansi dengan Tujuan Pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan, 132-137.
Indra Mawan, A. &. (2022). Pendidikan Karakter sebagai Upaya Meningkatkan Semangat Belajar. Jurnal Prosiding Semdikjar, 3(11), 477-485.
Jamaludin, G. d. (2022). Menanamkan Karakter Toleransi di SD Inklusi melalui Pendidikan Multikultural. Jurnal FKIP UNMA, 76-83.
Jamaludin, U. R. (2020). Penanaman Karakter Peduli Lingkungan pada Siswa di SD N Sukamulya. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 6(1), 66-71.
Kasiyun, S. d. (2020). Peningkatan Karakter Gotong Royong. Jurnal Pendidikan, 11(2), 226-231.
Krippendorff, K. (2022). Content Analysis: An Introducction to its Methodology. Sage Reserch Methods.
Ridho, A. W. (2022). Implementasi Pendidikan Multikultural Berbasis Teknologi dalam Menghadapi Era Society 5.0. EDUCASIA: Jurnal Pendidikan Pengajaran dan Pembelajaran, 195-213.
Rohayati, Y. A. (2024). Digital Transformation for Era Society 5.0. Societies, 14(2), 266-275.
Sabri, I. (2019). Peran Pendidikan Seni di Era Socieety 5.0. 343-344.
Silfia, M. (2018). Penguatan Pendidikan Karakter dalam Menghadapi Era Revolusi Industri. Jurnal Library Unimed.
Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Sukarno, M. (2020). Penguatan Pendidikan Karakter dalam Era Masyarakat 5.0. Jurnal Pendidikan, 32-34.
Sunaryati, T. d. (2023). Implikasi Gotong Royong dalam Pendidikan Karakter Siswa SD. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(24), 819-822.
Suwaryono, Y. (2019). Penguatan Nilai Karakter Kepedulian melalui Kegiatan Kerja Bakti bagi Siswa SD N Kartasura 5 Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo. Jurnal Pendidikan, 28(3), 331-337.
Wibawa, R. &. (2021). Peran Pendidikan berbasis HOTS pada Tingkat SMP di Era Society 5.0 sebagai Penentu Kemajuan Indonesia. Jurnal Equilubrium, 7(1), 137-141.
Wihardit, K. (2020). Pendidikan Multikultural: Konsep, Pendekatan, dan Solusi. Jurnal Pendidikan, 11(2), 97-105.









